[Red Velvet Riddle Series] The Elevator

The Elevator

The Elevator

Author Dreaming Girl || Leght Drabble [Series] || Rating Teen || Genre Mistery, Horror, AU!

Red Velvet’s Park Sooyoung/Joy

This story is full Joy’s POV, inspirited by a Riddle that i don’t know the name

This is a Riddle, happy reading 🙂

Before Story : 3rd Floor || The Lamp || E-mail || The Old Man

“Aku tak akan mau menggunakan Elevator itu lagi…

Malam ini sungguh malam yang sial. Pertama, aku harus pulang malam. Kedua, jalanan begitu padat sehingga aku terjebak hingga 2 jam. Ketiga, ini sudah tengah malam dan aku sendirian di Apartement-ku!

Yah, tidak ‘sendiri’ pada arti sesungguhnya. Maksudku, sudah tidak ada siapapun di koridor, semuanya sudah ada di kamar masing-masing.

“Selamat malam.” Ujar sang resepsionis ketika aku memasuki Apartement, aku hanya tersenyum. “Sudah tidak ada siapapun?” Tanyaku, resepsionis itu mengangguk. “Semua sudah ada di kamar, ada yang bisa saya bantu?”

Aku hanya menggeleng, resepsionis itu tersenyum. Aku hanya membalas senyumnya dan dengan cepat berjalan menuju ke Elevator dan menekan tombol naik. Tak lama, aku sudah masuk ke dalam Elevator.

Memang, tidak ada siapapun di dalam sini. Hanya aku sendiri. Dengan segera, kutekan angka 3, lantai dimana kamarku berada.

Tak lama, angka 4 menyala. Oh, siapa yang akan turun begini malam? Entah kenapa, aku merasa bulu kudukku berdiri. Aku bertahan beberapa lama di dalam Elevator sampai angka 6 dan 8 menyala, dengan segera kutekan tombol buka dengan perasaan takut.

Setelah Elevator terbuka, aku segera keluar. Elevator berhenti di lantai 2 dan aku turun ke Lobby dengan tangga. Setelah itu, aku segera keluar dari gedung Apartement-ku dan menginap di Mini Market yang tak jauh dari sana.

Sungguh, sampai sekarang aku tak berani pulang malam.

-END-

HOREEEEE… Red Velvet Riddle Series akhirnya selesai 🙂

Member terakhir untuk Riddle ini adalah Joy, Riddle-nya gampang kok hehehe… Semoga suka, anyeong 😀

Advertisements

2 thoughts on “[Red Velvet Riddle Series] The Elevator

  1. Aku gak ngerti 😦
    Apakah mungkin sebenernya joy gabisa ke lantai tiga Dan tiba-tiba ke lantai lain? Matanya dia takut pulang malam.-.

    Like

Your comment is my Dream

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s